Perluas Usaha, Buka Cabang

JUALAN CAMPUR  : Tak hanya menjual ayam goreng tepung, di gerobak yang sama, Jasmani juga menjual aneka macam gorengan untuk menambah penghasilan. FOTO MARSITA/PONTIANAKPOST
JUALAN CAMPUR  : Tak hanya menjual ayam goreng tepung, di gerobak yang sama, Jasmani juga menjual aneka macam gorengan untuk menambah penghasilan. FOTO MARSITA/PONTIANAKPOST

Pangsa pasar yang cukup luas dan tidak selalu membutuhkan tempat yang besar,  membuat usaha ayam goreng crispy menjadi salah satu pilihan yang tepat. Yang utama adalah lokasi yang strategis dan kualitas rasa yang sedap dan nikmat.

Umumnya, para pedagang yang menjual menggunakan gerobak memilih pinggiran jalan utama sebagai lokasi tepat untuk berjualan. Demikian pula KFC Sugeng Rawu di Jalan Komyos Sudarso ini. Setiap harinya bisa terjual 12 ekor ayam. “Kami disini menjual dada ayam dan pahanya itu Rp 7 ribu perpotong. Tetapi untuk sayapnya 6 ribu, hatinya 5 ribu. Sementara lehernya hanya dua ribu dan cekernya seribu,” jelas Reyno Dwiyono (19 tahun), karyawan.

Berjualan dari pukul 2 siang hingga 11 malam, seringkali hanya menyisakan sedikit saja ayam yang tidak terjual. Bahkan tak jarang pula habis sama sekali. ”Namanya jualan, kadang habis kadang tidak,” katanya. Proses pembuatan tidaklah rumit.

Menurutnya, ayam dibumbui, kemudian dicelupkan ke dalam tepung dan lantas digoreng. “Untuk tingkat ketahanan crispynya ini memang memiliki waktu. Sekitar 10 jam saja, setelah itu dia sudah layu,” jelasnya yang mengatakan cabang dari usaha tersebut sudah ada dua. (mrd)
Share on Google Plus

About MOMO

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment