Menuai Untung dari Tetesan Keringat

SEMAKIN BERKEMBANG: Bisnis penyewaan lapangan olahraga indoor terus berkembang di Kota Pontianak. Dari lapangan seadanya hingga standar internasional. MEIDY/PONTIANAK POST
SEMAKIN BERKEMBANG: Bisnis penyewaan lapangan olahraga indoor terus berkembang di Kota Pontianak. Dari lapangan seadanya hingga standar internasional. MEIDY/PONTIANAK POST

Olahraga dalam ruangan terus berkembang sejak lahan di perkotaan mulai tergerus oleh pembangunan. Hal ini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Penyewaan lapangan futsal, bulutangkis, basket dan olahraga permainan lainnya tumbuh subur di Kota Pontianak dan sekitarnya.

PENYEWAAN lapangan olahraga, terutama futsal dan bulutangkis, dua olahraga terpopuler di Indonesia, tumbuh subur bak jamur di musim hujan. Pelaku usaha jasa sewa lapangan pun tidak sedikit tak hanya sebatas menyediakan tempat saja, tetapi juga dilengkapi kafe atau warung kecil untuk menyediakan minuman dan makanan. Karena sehabis berolahraga tersebut tidak sedikit mereka membutuhkan air untuk melepas dahaga dan lapar.


Di berbagai sudut kota hingga di komplek perumahan bermunculan lapangan futsal. Lahan-lahan kosong hingga bekas gudang pun bisa disulap menjadi lapangan olahraga dalam ruangan. Salah satu penyedia jasa yang popular di bidang ini adalah Vigor Sport Center. Kawasan Vigor membentang luas di Jalan Sutoyo, pusat Kota Pontianak.


Letaknya yang strategis, hanya beberapa langkah dari pusat perbelanjaan modern Ayani Megamal dan jalan-jalan protokol membuat Vigor tak pernah sepi pengunjung. Selain area GOR Pangsuma, yang milik negara, Vigor mempunyai area untuk olahraga terlengkap di kota ini. “Kalau swasta, mungkin kami yang terbesar dan terlengkap di Pontianak,” bangga Budi Iskandar, pemilik Vigor kepada Pro Bisnis, kemarin.


Budi membuka Vigor lantaran melihat peluang besar pada bisnis ini. Pada awal tahun 2000-an, olahraga futsal mulai booming di kota-kota besar di Pulau Jawa. Di Pontianak sendiri, beberapa penyewaan lapangan futsal berdiri. Melihat animonya yang besar, Budi pun membuka lapangan futsal pada tahun 2007. Namun dia ingin menjadikan lapangan miliknya menjadi yang terbaik.


“Saya membuatnya di pusat kota, agar bisa dijangkau semua orang. Selain itu saya menyiakan banyak tanah untuk lahan parker. Sementara untuk kualitas lapangan saya investasikan uang untuk membeli perlengkapan yang terbaik,” ujarnya. Ketiga lapangan futsalnya menggunakan rumput sintetis bersertifikat resmi FIFA yang diimpor langsung dari Belgia.


Belakangan Budi membuka empat lapangan indoor untuk bulutangkis. Dia menggunakan lantai karet yang didatangkan dari Prancis dan penerangan standar dalam ruangan. “Kalau futsal kan biasanya untuk orang-orang muda, karena membutuhkan fisik yang kuat dan rentan kontak fisik. Sementara untuk orang-orang yang sudah berumur biasanya memilih olahraga badminton. Apalagi olahraga ini sudah dari zaman dulu menjadi favorit masyarakat,” ungkap dia.


Untuk penyewaan lapangan futsal, satu jamnya dia mengenakan tarif Rp100-200 ribu. Sedangkan untuk lapangan bulutangkis biayanya Rp30-45 ribu per jam, di luar cock. Perbedaan tarif tersebut mengacu pada jam-jam tertentu. Kebanyakan konsumen Vigor adalah pelajar, mahasiswa dan pekerja kantoran. Biasanya mereka memilih waktu sore atau malam untuk bermain. Selain itu pada hari Sabtu dan Minggu permintaan menjadi sangat tinggi.  “Selalu ada antrean kalau pada jam sore atau hari libur. Karena itu harganya lebih tinggi pada waktu-waktu di luar itu,” kata dia.


Soal omzet, Budi enggan membeberkannya. “Silahkan kalikan sendiri. Kami buka dari pagi sampai malam,” katanya. Selain futsal dan bulutangkis, Vigor juga memiliki penyewaan meja biliar, fitness center, gym, yoga, dan zumba. Adapula foodcourt yang menghadirkan puluhan stan makanan dan minuman.


Tentu saja Vigor tidak sendiri. Ada puluhan tempat penyewaan lapangan lainnya di Pontianak. Selain meningkatkan fasilitas dan kualitas, Vigor juga memberikan paket-paket khusus untuk pelanggannya. “Kami memberikan kupon untuk konsumen. Apabila total transaksi sudah mencapai Rp500 ribu, maka kami berikan voucher Rp50 ribu yang bisa digunakan untuk berbelanja di semua stan food bazaar kami,” jelasnya.**

Share on Google Plus

About MOMO

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment